Assalamu'alaikum Selamat datang di blog emak-emak muda
Home| Numpang| Nampung| Nampang| Bikin Sendiri| Twitter| Facebook|
Tampilkan postingan dengan label dongengan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dongengan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juni 2011

kesempatan kedua (5)

.....

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Ketika menulis surat balasan untukmu, aku teringat sepenggal kalimat yang diucapkan ustadz favoritku, Mas. Beliau pernah berkata, duhai susahnya punya hati, letaknya tersembunyi dalam tubuh ini, tapi geraknya sungguh terasa sekali. Ah, manis sekali ya?


kesempatan kedua (4)

......

Kesempatan Kedua
Kini ku sesali
Nyata cintamu kasih
Tak sempat terbaca hatiku
Malah terabai olehku
Lelah ku sembunyi
Tutupi maksud hati
Yang justru hidup karenamu
Dan bisa mati tanpamu
Andai saja aku masih punya
Kesempatan kedua
Pasti akan ku hapuskan lukamu
Menjagamu, memberimu segenap cinta
Ku sadari tak selayaknya
Selalu penuh kecewa
Kau lebih pantas bahagia
Bahagia karena cintaku


kesempatan kedua (3)

......

“Neng…”
Aku tersentak kaget.
“Kok tadi pake acara senyam senyum sendiri si? Tuh kan, Aa’ bilang juga apa. Jangan ngelamun terus. Jangan-jangan kali ini kemasukan Pak Dhe Gondo Genderuwo ya?”
Kulempar salah satu bantal ke arahnya.


kesempatan kedua (2)

...

Tapi, itu si dulu. Sekarang Aa’ku sudah berubah. Bukan berubah jadi Ksatria Baja Hitam RX seperti Kotaro Minami, tapi berubah jadi ikhwan. Itu lho, kaum-kaum jenggoters yang selalu pakai peci, baju koko dan celana kain yang nangkring di atas mata kakinya. Akacong alias Aliran Kathok Congkrang, hehehe… Lucu memang sewaktu melihat penampilannya pertama kali ketika ia pulang ke rumah dari Solo sana. Jadi ini yang ia dapatkan ketika kuliah? Tidak hanya perubahan fisik yang kudapati dari diri kakakku. Kutemukan juga bahwa dia tambah alim. Sholat lima waktu ga pernah telat dan ketinggalan, baca Qur’an jadi santapan wajibnya habis sholat. Sholat malam dan puasa-puasa sunnahpun rajin dia lakukan.


kesempatan kedua (1)

Ini adalah sebuah cerpen yang adekku buat waktu jaman masih imut-imut kuliahnya. Tapi bukan berarti sekarang amit-amit loh. haha. Ini aku bilang karena aku menghargai hak ciptanya, nggak mau jadi plagiator critanya :D. oke, selamat membaca.